Fisiologi atau lebih dikenalnya dengan sebutan ilmu faal merupakan salah satu cabang ilmu dari biologi yang mempelajari sistem kehidupan. Fisiologi dalam bahasa Belanda lebih dikenal dengan physiologie bahasa tersebut merupakan penadaptasian dari bahasa Yunani Kuno, dan adapun sebutan ilmu faal diambil dari bahasa Arab yang memiliki makna “Pertanda”, “Fungsi” dan Kerja.

Pada tahun 1989 Babsky dan Evgeni, menulis bahwasanya fisiologi merupakan disiplin ilmu yang memandang tubuh sebagai kumpulan sistem yang saling berinteraksi, masing-masing dengan kombinasi sendiri serta fungsi dan tujuannya sendirinya.

Fisiologi: Fungsi Sitem Otak

Otak manusia dewasa memiliki berat rata-rata sekitar 1,5 KG dengan ukuran sekitar 1.130 cm³ untuk wanita, dan 1.260 cm³ pada pria. Meskipun demikian terdapat perbedaan di setiap individu ada yang memiliki ukuran lebih kecil dan ada juga yang lebih besar.

fisiologi otak Pada tahun 2002 Michael A Arbib memprakirakan ukuran berat otak manusia kurang lebih 2 % dari total berat badannya sendiri. Otak berfungsi sebagai pusat pengendali dan pengkoordinir sebagian besar dari gerakan, perilaku dan fungsi homeostasis tubuh seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Secara utuh otak bertanggungjawab terhadap seluruh aktivitas tubuh dan berpikir.

Otak Terdiri dari lima bagian utama seperti diuraikan sebagai berikut:

Fisiologi Otak: Telensefalon

Telensefalon disebut juga Otak Besar terletak dibagian depan otak (anterior) yang mengarah ke setengah dari bagian tengah otak. Yang berwujud berupa lapisan tipis berwarna abu-abu, dan memiliki 15 sampai dengan 33 miliar neuron yang masing-masing tersambung ke sekitar 10000 sinapsis, satu milimiter kubik terdapat kurang lebih satu miliar sinapsis. Bagian terbesar dari otak terdri dari dua bagian yakni hemisphere cerebri dan empat lobus-lobus frontal yang terletak di depan sulcus pusat dan diatas sulcus lateral, lobus oksipital terletak dibawah sulcus lateral.


Fisiologi Otak: Diensefalon

Posisi diensefalon terletak diantara setengah bulatan otak dan otak tengah, berperan untuk mengendalikan motorik, pertukaran informasi penginderaan dan otonomi organ tubuh. Kegiatan yang terhubung dengan diensefalon seperti mengunyah, menggerakan mata, ekspresi wajah, mendengar, menelan, membaui dan keseimbangan tubuh. Bagian otak diensefalon terdiri dari:

  1. Mid diencephalic territory
  2. Epithalamus
  3. Hipothalamus


Fisiologi Otak: Messensefalon

Messensefalon atau disebut dengan otak tengah ini secara anatomis terdiri tectum (corpora quadrigmenia), tegmentum, vertikel mesocoelia, dan penduclesserta inti dan fasciculi. Caudally mesencephalon berdekatan dengan pons dan rosrally dan diencephalon.


Metensefalon

Otak belakang mencakup jembatan varol, jembatan varol ini berisi serabut saraf yang menghubungkan lobus kiri dan kanan otak kecil, serta menghubungkan otak kecil dengan korteks otak besar. Sumsum lanjutan, merupakan bentuk bagian bawah otak dan menghubungkan jembatan pons dengan sumsum tulang belakang. Dan otak kecil, bagian-bagian ini membentuk batang otak.


Mienlesefalon

Mienlesefalon atau disebut juga otak kecil merupakan bagian besar dari otak belakang, terletak dibawah lobus oksipital serebrum. Terdiri dari dua belahan dan permukaannya berlekuk-lekuk, fungsinya untuk mengatur posisi tubuh, keseimbangan dan koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Jika terjadi cedera pada otak kecil ini akan menyebabkan gangguan pada posisi dan gerakan otot, dan menjadikan gerak tidak terkoordinasi.

Biopsikologi Pembelajaran Perilaku | Fisiologi Otak | Dr. Wowo Sunaryo Kuswana | hlm. 4-20

Jika ada kesalahan penulisan atau sesuatu yang ingin ditanyakan silahkan komentar dibawah klik Contact Us