Call: +6281224049415  |  Email: [email protected]

Agresi Akan Timbul Berdasarkan 5 Faktor


agresi

Pengertian Agresi

Pengertian luas dari Agresi merupakan disposisi kuat, sifat yang tampak seperti bermusuhan atau menyerang. Sedangkan Pengertian sempit dari Agresi yang digunakan dalam ilmu sosial dan ilmu perilaku, adalah niat yang menyebabkan terjadinya tindakan untuk meningkatkan dominasi pribadi. Agresi dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu afektif seperti bermusuhan dan pembalasan; dan instrumental yaitu yang berorientasi pada tujuan atau predator.

Pandangan Dr. Wowo Sunaryo Kuswana

Agresi dipandang sebagai wujud penting yang bersifat fungsional bawaan dari suatu energi psikobiologis, apabila ditinjau dari hubungannya dengan kualitas sosial, kerjasama, sehingga menyebabkan kelangsungan hidup spesies dan prestasi, pencarian prestasi atau penguasaan diri, serta usaha merealisasikan mimpi yang sangat diharapkan.

Ketika seseorang merespons stimulus dan menyebabkan agresi dengan cara yang menyakitkan oranglain atau melanggar hak orang lain, seperti terkait hal spiritual, merasa memiliki pandangan teori yang kuat, emosional atau tindakan fisik, maka agresi dapat dianggap sebagai perilaku disfungsional dimana hak asasi seseorang terluka, maka kehadirannya akan ditolak oleh lingkungan sekitarnya.

Agresi Disfungsional

Agresi

Hal ini cenderung identik dengan kekerasan, seperti ketika seseorang memulai menyerang tanpa diawali adanya provokasi. Kondisi itu, diindikasikan sebagai pelanggaran hak seseorang, karena adanya kekerasan. Agresi disfungsional tidak selalu harus ekstrim atau dalam bentuk fisik untuk terjadinya kekerasan. Kata-kata dan senyuman yang lembut sekalipun dapat menjadi pemicu kekerasan, manakala mengandung unsur agresi inklusif.

Perilaku yang menantang menekankan pada fakta, bahwa mereka yang dihadapkan dengan dengan stimulus menuntut respons kuat untuk mempertahankan atau menyerang. Istilah menantang, sangat tidak adil jika menyalahkan pada orang sepihak, karena ada penilaian negatif terhadap orang yang dikenai sebagai objek.

Perilaku ditinjau dari wujudnya terbagi menjadi perilaku yang dapat diamati dan perilaku yang tersembunyi. Menyambung dari pembahasan yang sebelumnya dimensi perilaku mencakup:

  1. Fisik yang dimiliki, yang dapat diamati, digambarkan dan dicatat frekuensi, durasi maupun intensitasnya dari tinjauan eksternal.
  2. Ruang, suatu perilaku mempunyai efek terhadap lingkungan dimana perilaku itu terjadi.
  3. Waktu, suatu perilaku yang mempunyai kaitan dengan kronologis berdasarkan runutan waktu lampau, saat ini dan kemungkinan yang akan datang.
  4. Prinsip dasar, yang terdapat hubungan antara perilaku manusia dengan adanya peristiwa disekitar lingkungan.
  5. Perubahan perilaku dapat dikondisikan dengan merubah peristiwa didalam lingkungan yang menyebabkan perilaku tersebut.

Perilaku yang timbul dari ketidaksadaran sangat sulit untuk dilakukan observasi mengingat terjadi dalam benak seseorang. Hal tersebut akan berbeda dengan perilaku yang disadari dan tampak sebagai tindakan atau reaksi dalam menanggapi rangsangan eksternal dan internal, seperti kesopanan atau sikap apapun yang dianggap baik oleh linkungan sekitarnya.

Biopsikologi Pembelajaran Perilaku | Dr. Wowo Sunaryo Kuswana | hlm. 44-45

Tanggapi dan komen kami jika ada sesuatu yang keliru kami siap menerima masukan, atau bisa hubungi kami lewat Contact Us

Have any Question or Comment?

2 comments on “Agresi Akan Timbul Berdasarkan 5 Faktor

apa Agresi ini fungsinya?

Reply
admin

agresi ini berfungsi untuk merespons kegiatan pribadi dan kegiatan sosial dari diri manusia… itu baru pemahaman saya silahkan berikan saya masukan jika saya keliru

Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *