Call: +6281224049415  |  Email: [email protected]

Kepribadian Ada Hubungannya dengan Perilaku!!!


kepribadian

Teori-teori Kepribadian

Kepribadian menurut Diagnostik dan statistic manual dari American Psychiatric Associationmemaparkan ciri-ciri kepribadian adalah “mengamati suatu pola permanen seseorang yang berkaitan dengan berpikir tentang dirinya dan lingkungan kemudian ditunjukan dalam berbagai konteks pribadi dan social”.

Raymond Cattell dalam penelitiannya menyebarkan struktur kepribadian pada dua tingkat dengan enam belas factor kepribadian dan lima factor sekunder. Didefinisikan sebagai prediksi perilaku, yaitu sesuatu yang memungkinkan mengenai apa yang akan dilakukan dalam situasi tertentu.Hans Eysenck berteori untuk menggambarkannya terdapat 3 sifat, yaitu; extraversion, neoriticism, psychoticism. Teorinya ini didasarkan kepada fisiologi dan genetika. Meskipun dia sendiri adalah seorang behavioris yang menganggap kebiasaan belajar yang sangat penting dan menganggap perbedaan tumbuh merupakan warisan genetic.

Dimensi Kepribadian The Big Five

Lewis Goldberg mengusulkan model lima dimensi, dijuluki “Big Five”, mencakup; Openness, Conscientiousness, Extraversion, Agreableness, and Neuroticism.

  • Openness (Keterbukaan), terhadap pengalaman; kecenderungan untuk menjadi imajinatif, independent, dan tertarik pada berbagai hal praktis, konfirmasi dan tertarik pada hal-hal rutin.
  • Conscientiousness (Kesadaran), Kecenderungan untuk berorganisasi, hati-hati, disiplin, ceroboh dan implusif.
  • Extraversion, kecenderungan untuk menjadi ramah, mencintai dan penuh kasih saying, muram dan pendiam.
  • Agreableness (Keramahan), kecenderungan untuk lembut, percaya, membantu, curiga dan tidak kooperatif.
  • Neuroticism, Kecenderungan untuk menjadi tenang, aman, puas diri, tidak aman dan mengasihani diri sendiri.

Perdebatan para ahli psikologi kepribadian

Psikolog kepribadian, meyakini bahwa orang yang memiliki yang konsisten dalam memandu perilaku dalam segala situasi.

Situasionis merupakan lawan dari penganut pendekatan sifat, berpendapat bahwa orang tidak cukup konsisten dari situasi ke situasi lain dengan ditandai ciri-ciri yang luas.

Gordon Allport dan Henry Murray yang mendukung gagasan yang konsisten dengan pengaruh situasional sesekali.

Allport mencatat bahwa “sifat-sifat dapat menjadi prediksi sejauh indentitas dalam situasi stimulus dapat diprediksi. Demikian pula pendapat Edward Thorndike, memandang bahwa perilaku sebagai komposisi tanggapan seorang individu memiliki situasi.

Mischel Miscal pada tahun 1968, menantang asumsi bahwa ditentukan perilaku, dan sebaiknya menyatakan bahwa perilaku masyarakat dari situasi ke situasi adalah variabel dan tergantung pada keadaan situasional. Dengan kata lain, “Situasi” perilaku yang tergantung pada situasi itu sendiri, sedangkan pandangan karakteristik lama dipegang dan secara konsisten ditampilkan tidak peduli situasi.

Hubungan kepribadian dengan perilaku

Mischel meninjau literatur penelitian dan menyimpulkan bahwa korelasi antara kepribadian dan perilaku adalah 0,20-0,40 secara keseluruhan 0.30, memiliki nilai kecil. Alasan ini digunakan untuk menyatakan bahwa karena hanya ada korelasi kecil antara dan perilaku, maka peran tidak semua penting dan variabilitas perilaku karena tuntutan situasional.

Kepribadian merupakan prediktor kuat perilaku dari segala situasi, tapi bukan merupakan prediktor kuat perilaku individu pada waktu tertentu dalam situasi tertentu, misalnya yang lebih akurat memprediksi seberapa bahagia anda akan selama tahun depan. Hal itu memprediksi seberapa bahagia anda hari ini dan pilihan ini akan mencerminkan.

Biopsikologi Pembelajaran Perilaku | Hubungan Kepribadian dengan Perilaku | Dr. Wowo Sunaryo Kuswana | hlm. 57-89

Tanggapi dan komen kami jika ada sesuatu yang keliru kami siap menerima masukan, atau bisa hubungi kami lewat Contact Us

Have any Question or Comment?

4 comments on “Kepribadian Ada Hubungannya dengan Perilaku!!!

biasanya kalo ada orang yg puya kepribadian banyak gmna tuh gan? hehe repot.

Reply

itu mungkin orang yang tidak konsisten…. haha

Reply

apa hubungan antara kepribadaian dengan perilaku?

Reply
admin

untuk menjelaskan hubungannya ini para psikolog tidak memberikan definisi secara eksplisit, tetapi mereka memberikan definisi sebagai berikut untuk menjelaskan hubungan antara kepribadian dengan perilaku ini:
Kepribadian adalah karakter dari pola pikir, perasaan dan perilaku yang membedakan satu orang dari yang lain dan perilaku itu bertahan dari waktu ke waktunya
jadi jika melihat definisi tersebut perilaku yang dilakukan secara konsisten itu akan menghasilkan kepribadian

Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *